SPBU Tarowang Dikuasai “Mafia”? Wartawan Diintimidasi, Warga Inisial DG Resmi Dipolisikan

Jeneponto – Indonesiatimurnews.com” Aroma mafia BBM bersubsidi kian menyengat di SPBU Tarowang. Seorang warga berinisial DG dilaporkan ke Polres Jeneponto usai diduga mengintimidasi wartawan.

Peristiwa terjadi Rabu, 1 April 2026, sekitar pukul 14.00 WITA. Korban hendak mengisi BBM jenis Pertalite seperti biasa untuk kebutuhan mobil pribadinya untuk kembali melanjutkan perjalanan menuju kediamannya.

Namun, langkahnya mendadak dihalangi. Terlapor disebut bertindak seolah “penguasa” di area SPBU.

Dengan nada keras, korban dilarang mengisi BBM. Bahkan disertai ucapan bernada ancaman dan pengusiran.

“Bukan lagi Pertamina di sini, kita yang atur,” kutipan yang tertuang dalam laporan pengaduan.

Korban yang mencoba meminta penjelasan justru diusir. Situasi memanas di depan publik.

Aksi ini memicu dugaan kuat adanya praktik penguasaan dan penimbunan BBM subsidi jenis solar dan Pertalite.

Larangan terhadap masyarakat, apalagi wartawan, memperkuat indikasi adanya kendali ilegal distribusi BBM di lokasi tersebut.

Tak terima, korban resmi melapor ke Polres Jeneponto pada 2 April 2026. Dugaan pengancaman menjadi dasar laporan.

Kasus ini kini jadi sorotan. Polisi didesak bongkar dugaan mafia BBM yang merugikan rakyat dan mencederai kebebasan pers.

Editor : Tim Kr Tw/Red

Exit mobile version