Breaking News
Ketua Umum AKPERSI Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jurnalis dan Penguatan Sinergi dengan Dewan PersGorontalo – Indonesiatimurnews.com” Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, S.Kom., S.H., CIJ, CBJ, CEJ, CFLE, CILJ, menegaskan komitmen organisasinya dalam meningkatkan profesionalisme jurnalis serta memperkuat sinergi dengan Dewan Pers dan pemerintah daerah.Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota AKPERSI di wilayah Gorontalo.Dalam keterangannya, Rino Triyono menyampaikan bahwa AKPERSI telah mengikuti agenda bersama Dewan Pers terkait pembahasan peraturan finansial jurnalis. Pada kesempatan tersebut, pihak Dewan Pers juga menanyakan kesiapan AKPERSI dalam mengajukan berkas untuk proses sertifikasi sebagai organisasi pers.Menanggapi hal tersebut, ia menjelaskan bahwa AKPERSI saat ini masih mempersiapkan kelengkapan administrasi organisasi secara menyeluruh. Meski demikian, perkembangan AKPERSI dinilai cukup pesat karena telah terbentuk di 33 provinsi di Indonesia.“Secara umum, organisasi pers membutuhkan waktu kurang lebih lima tahun untuk dapat terdaftar di Dewan Pers. Sementara AKPERSI baru akan memasuki usia sekitar dua tahun. Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku serta membangun kolaborasi yang konstruktif,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa AKPERSI memiliki visi dalam mencetak jurnalis yang berkompeten, berintegritas, dan profesional. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan senantiasa berpedoman pada kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas.Ia juga menekankan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks di lingkungan AKPERSI. Pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi.Sebagai bentuk komitmen tersebut, ia mencontohkan penanganan kasus di wilayah Banten, di mana sejumlah media dilaporkan kepada Dewan Pers akibat pelanggaran serius terhadap kaidah jurnalistik, yang berujung pada pemberian sanksi tegas.Selain itu, Rino Triyono juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo agar dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan organisasi, termasuk mendorong sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam pelaksanaan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).“Sinergi antara organisasi pers dan pemerintah sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik,” tambahnya.Ia juga mengingatkan bahwa organisasi pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, serta tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum AKPERSI mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas organisasi serta terus berkontribusi dalam membangun pers yang profesional, kredibel, dan terpercaya di Indonesia. Kedatangan Awak Media Disambut Hangat oleh Danpos PJR Taripa Poso, Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi** Momen Silaturahmi di Pos PJR Banawa Selatan Donggala Berkesan, IPTU R. Bahtiar Perkuat Sinergi Bersama Media dan Lembaga Menjaga Profitabilitas BRI, Faisal Pimpinan Unit PT. Bank BRI Canrego Jalin Sinergi dengan Media Takalar Bersih, Kepsek SD Negeri Inpres 115 Galesong Giat Kerja Bakti Bersama Para Guru dan Murid

Zebra Samrat 2025 Resmi Dimulai! Kapolda Sulut Kerahkan Pasukan untuk Disiplinkan Jalanan Sulawesi Utara

MANADO — Indonesiatimurnews.com “Polda Sulawesi Utara menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Samrat 2025 di halaman Mapolda Sulut, Senin (17/11/2025). Apel besar ini dipimpin langsung Kapolda Sulut Irjen Pol DR Royke Harry Langie, didampingi para Pejabat Utama, Kapolres jajaran, serta unsur terkait yang siap mengamankan jalannya operasi.

Operasi Zebra Samrat 2025 digelar serentak sebagai langkah strategis untuk memperketat disiplin berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, dan memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat di semua ruas jalan Sulawesi Utara.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi gerakan bersama untuk menyelamatkan nyawa. Ia menekankan pentingnya tindakan tegas yang tetap mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif.

“Penegakan hukum harus berjalan, tetapi edukasi kepada masyarakat adalah kunci untuk perubahan jangka panjang,” tegas Kapolda di hadapan ratusan personel yang siap diterjunkan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut, Kombes Pol Indra Darmawan, turut memaparkan sasaran prioritas operasi. Mulai dari pelanggaran kasat mata seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara tanpa helm SNI, melawan arus, hingga berbagai pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

Operasi Zebra tahun ini berlangsung selama 14 hari, dengan pengerahan personel gabungan dari Satlantas, Sabhara, Propam, hingga fungsi pendukung lain. Tak hanya itu, Polda Sulut juga mengaktifkan sistem monitoring berbasis teknologi untuk memperkuat pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran.

Dengan strategi terpadu dan dukungan teknologi, Operasi Zebra Samrat 2025 menjadi momentum penting bagi Polda Sulut untuk menghadirkan budaya berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
(Win_Sky)

Editor : Tim Novel Basri/Red

Exit mobile version