Aktivitas Pelangsir Menjamur di SPBU Wotu, Pelansir Tambah Menjadi jadi,Pengguna Jalan dan Masyarakat Mengeluh Terganggu

LUWU TIMUR – Indonesiatimurnews.com” Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh para pelangsir di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 7492901 Wotu, Kabupaten Luwu Timur, kian dikeluhkan oleh masyarakat luas. Praktik yang diduga mendapat pembiaran dari pihak pengawas dan manajemen SPBU ini dinilai sangat meresahkan, terutama bagi para pengguna jalan umum yang kerap terjebak kemacetan panjang akibat antrean kendaraan pelangsir.

Berdasarkan pantauan di lapangan dan keluhan yang beredar di masyarakat, antrean kendaraan milik pelangsir seringkali mengular hingga ke bahu jalan Trans Sulawesi. Hal ini memicu penyempitan jalur lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, keberadaan pelangsir yang diduga menguasai antrean pompa pengisian juga menyebabkan masyarakat umum kesulitan untuk mendapatkan hak BBM subsidi mereka secara adil. Warga menuding pihak pengawas SPBU Wotu sengaja menutup mata dan lebih memprioritaskan para mafia BBM subsidi tersebut ketimbang melayani pengendara umum maupun sektor produktif lain seperti nelayan setempat yang legal.

Salah seorang pengguna jalan yang melintas mengecam keras lemahnya fungsi kontrol di SPBU tersebut. Menurutnya, pemandangan kendaraan pelangsir yang berulang kali masuk ke area pengisian dalam sehari sudah menjadi rahasia umum, namun tidak pernah ada tindakan tegas yang diambil oleh pengawas lapangan.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, PT Pertamina, serta aparat penegak hukum (APH) dari Polres Luwu Timur untuk segera turun tangan. Warga meminta adanya pengawasan ketat, evaluasi terhadap kinerja pengawas SPBU Wotu, serta penertiban langsung di lapangan guna mengembalikan fungsi SPBU yang tertib, aman, dan tepat sasaran.ungkapnya

ED : Tim Media & Lembaga/Red

Exit mobile version