banner 728x250

Rumah Aspirasi Jawara Desa Bulu Cindea, Inovasi Kepemimpinan Kades Made Ali HB dalam Mendorong Ekowisata dan Perekonomian Masyarakat*

banner 120x600
banner 468x60

Pangkep – Indonesiatimurnews.com” Pemerintah Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan terus melakukan berbagai terobosan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Made Ali HB, SE, Desa Bulu Cindea kini menghadirkan sebuah gagasan inovatif yang dinamakan “Rumah Aspirasi Jawara Desa”, sebagai wadah komunikasi dan penyaluran aspirasi masyarakat.

Rumah Aspirasi Jawara Desa tersebut dibentuk sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan ide, keluhan, maupun saran terkait pembangunan desa. Menurut Kepala Desa Made Ali HB, kehadiran rumah aspirasi ini diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan serta menciptakan pemerintahan desa yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan warganya.

banner 325x300

“Rumah Aspirasi Jawara Desa ini kami hadirkan sebagai tempat masyarakat menyampaikan gagasan dan harapan mereka. Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Oleh karena itu kami ingin semua warga terlibat dalam menentukan arah pembangunan Desa Bulu Cindea,” ujar Made Ali HB.

Selain fokus pada pembangunan sosial dan pemerintahan yang partisipatif, Desa Bulu Cindea juga memiliki potensi wisata alam yang sangat menjanjikan. Salah satu destinasi unggulan yang mulai dikembangkan adalah ekowisata hutan mangrove yang berada di wilayah pesisir desa. Kawasan mangrove tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelindung lingkungan pesisir, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang memikat bagi para pengunjung.

Di kawasan ekowisata tersebut, pengunjung dapat menikmati keindahan alam hutan mangrove yang masih asri. Pemerintah desa juga menghadirkan berbagai fasilitas menarik seperti lampion yang menghiasi jalur wisata, sehingga menciptakan suasana yang indah terutama pada malam hari. Tidak hanya itu, panorama matahari terbenam (sunset) di kawasan pesisir Bulu Cindea menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang datang.

Pemandangan sunset yang memukau dengan latar belakang laut dan hutan mangrove menjadi spot favorit bagi para pengunjung untuk berfoto maupun sekadar menikmati suasana senja yang menenangkan. Keindahan alam tersebut menjadikan Desa Bulu Cindea berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Pangkep.

Selain wisata alam, kawasan tersebut juga menyediakan area pemancingan yang cukup diminati masyarakat maupun wisatawan lokal. Dengan kondisi perairan yang masih terjaga, kegiatan memancing menjadi salah satu daya tarik tambahan yang memberikan pengalaman rekreasi bagi pengunjung.

Di sisi lain, potensi ekonomi masyarakat Desa Bulu Cindea juga sangat beragam. Mayoritas penduduk menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan tambak, di mana banyak warga yang berprofesi sebagai nelayan dan petambak ikan maupun udang. Sektor ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Selain itu, masyarakat juga mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan tambahan. Lahan pertanian yang dimiliki masyarakat dimanfaatkan untuk berbagai komoditas yang mendukung kebutuhan ekonomi keluarga.

Tidak kalah penting, Desa Bulu Cindea juga dikenal memiliki potensi produksi garam yang cukup produktif. Aktivitas pengolahan garam yang dilakukan masyarakat secara turun-temurun menjadi bagian dari mata pencaharian warga pesisir. Potensi ini dinilai dapat terus dikembangkan sebagai produk unggulan desa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kepala Desa Made Ali HB menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus berupaya mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Bulu Cindea, baik di sektor wisata maupun ekonomi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar potensi desa dapat dikelola secara maksimal.

“Kami berharap dengan pengembangan Rumah Aspirasi Jawara Desa serta penguatan sektor ekowisata mangrove dan potensi ekonomi masyarakat, Desa Bulu Cindea dapat menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.

Ke depan, pemerintah desa juga berencana meningkatkan fasilitas wisata, memperbaiki infrastruktur pendukung, serta memperluas promosi potensi desa agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Desa Bulu Cindea di Kecamatan Bungoro kini mulai menunjukkan langkah nyata menuju desa yang berkembang dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh bagaimana kepemimpinan yang inovatif mampu mendorong kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakatnya.

Editor : H Ahmad S/Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *