Toraja Utara | ITN – Semangat membangun komunikasi sehat dan saling menghormati antara institusi Polri dan insan pers, Selasa (16/9/2025).
Dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung selama kurang lebih 45 menit tersebut, di dalam ruangan Kasat Reskrim IPTU Ruxon, S.H., suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Diawali dengan pembahasan mengenai tingkat angka tindak kriminal di Kabupaten Toraja Utara, mendapat perhatian serius di kalangan masyarakat tentang situasi yang aman dan kondusif, tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Sahabuddin Sanusi, S.H. bersama timnya, Pimpinan Umum ITN/Ketua Investigasi Kriminal Tim 3 TRC, menyampaikan, “Dengan pertemuan hari ini saya merasa bersyukur kami dijamu dengan sangat baik dan penuh kekeluargaan. Adapun kegiatan touring jurnal ini, tim kami banyak melihat situasi serta kondisi yang baik dan positif di wilayah yang tim kami lalui, khususnya di Toraja Utara. Berdasarkan informasi dari masyarakat ke Jurnalis TRC dan ITN, bahwa semenjak keberadaan IPTU Ruxon, S.H. yang kini menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polres Toraja Utara, wilayah Kabupaten Toraja Utara semakin terasa nyaman, baik dirasakan penduduk setempat maupun yang hanya sekadar melintas.”
Sebagai Jurnalis ITN/TRC Siber Kriminal, kami merasa sangat terhormat atas sambutan yang diberikan IPTU Ruxon, S.H. bersama rekan-rekan Polres Toraja Utara. Padahal selama ini kami dari TRC dan ITN cuma dapat melihat dan menilai melalui media sosial, ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim IPTU Ruxon, S.H. menyambut dengan baik dan bijak serta mengedepankan semangat kolaboratif. Menurutnya, berita itu penting dan punya pengaruh besar. Beliau menyampaikan bahwa wartawan adalah mitra strategis institusi Polri di manapun mereka berada dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dan membuka ruang dialog apabila terjadi kesalahan atau perbedaan persepsi sesuai dengan resistensinya.
“Baik buruknya institusi Polri ada juga di tangan media (wartawan). Kita harus saling jaga agar suasana di daerah, khususnya di Kabupaten Toraja Utara, tetap terjaga dan kondusif agar mempertahankan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat Toraja Utara. Suara kita harus satu, untuk membangun dan memperlihatkan kinerja Polri sebagai pengayom masyarakat di wilayah Kabupaten Toraja Utara,” tambahnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan media adalah kunci menciptakan ruang publik yang sehat, edukatif, dan bermartabat. Hal ini juga menjadi contoh baik dalam komunikasi secara terbuka dan beradab, tutup Firman S., S.H.