MANADO — Indonesiatimurnews.com, DPD
Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Sulut melakukan kunjungan terhadap para calon Pengurus DPC LIN Kota Manado dalam rangka konsolidasi Kepengurusan di Sekretariat DPC LIN Kota Manado, Sabtu (16/08/25).
Sulewesi utara merupakan satu bagian dari negara indonesia yang memiliki beraneka ragam suku, agama, bahasa daerah, seni serta budaya. Dari keaneka ragamaan ini hadirlah semboyan “SITOU TIMOU TUMOU TOU” yang menjadi karekter sulawesi utara sehingga Lembaga Investigasi Negara mempunyai satu tekat menjaga, melestarikan suku, agama, bahasa daerah, seni serta budaya demi NKRI.
Dalam pertemuan yang dibalut dengan pembicaraan hangat serta canda tawa menambah keakraban antar DPD dan para calon pengurus DPC LIN Kota Manado, serta pertemuan tersebut menghardirkan ide-ide serta semangat patriotisme demi menjaga NKRI.
Mari kita satu visi, misi serta satu komando demi ibu pertiwi dalam mewujudkan serta mendukung arahnya Pembangunan yang merata terhadap semua daerah, terutama membangun Daerah Sulawesi Utara dibidang SDM dan SDA, tutur Ketua DPD LIN SULUT Donald Karel Lotulung.
“Kedepan nanti, banyak program-program diinternal LIN di Sulut dalam pengembangan organisasi baik itu ditingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten dan Kota, tentunya hal ini tidak lepas dari koordinasi dengan pihak Pemerintah setempat”, kata Donald.
Ir. Johny Sumilat selaku calon Ketua DPD LIN Kota Manado, beserta para pengurus lainnya menyambut baik kehadiran Ketua DPD LIN Provinsi Sulawesi Utara. Dalam pertemuan tersebut, Johny Sumilat menyampaikan, pertemuan ini fokus pada keseriusan para calon anggota.
“Pertemuan perdana ini merupakan pertemuan konsolidasi, apakah yang terundang baik secara Informasi pribadi maupun secara pertemanan yang sedang dikomunikasikan, kami akan melihat siapa-siapa yang serius mengisi formulir biodata, itu kami anggap serius bergabung dengan DPC LIN Kota Manado,” ungkap Johny.
“Dan tentunya kedepan, kami berharap dengan bergabungnya teman-teman dengan Organisasi LIN, tentunya secara bersama siap menjalankan apa yang menjadi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Visi Misi LIN sangat jelas, dan semua apa yang menjadi syarat administrasi dari LIN itu sendiri semua sudah dipaparkan, “tutup Johny.
Edotor : Novel Basri/Red
Berita Terkait
Ketua Umum AKPERSI Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jurnalis dan Penguatan Sinergi dengan Dewan PersGorontalo – Indonesiatimurnews.com” Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, S.Kom., S.H., CIJ, CBJ, CEJ, CFLE, CILJ, menegaskan komitmen organisasinya dalam meningkatkan profesionalisme jurnalis serta memperkuat sinergi dengan Dewan Pers dan pemerintah daerah.Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota AKPERSI di wilayah Gorontalo.Dalam keterangannya, Rino Triyono menyampaikan bahwa AKPERSI telah mengikuti agenda bersama Dewan Pers terkait pembahasan peraturan finansial jurnalis. Pada kesempatan tersebut, pihak Dewan Pers juga menanyakan kesiapan AKPERSI dalam mengajukan berkas untuk proses sertifikasi sebagai organisasi pers.Menanggapi hal tersebut, ia menjelaskan bahwa AKPERSI saat ini masih mempersiapkan kelengkapan administrasi organisasi secara menyeluruh. Meski demikian, perkembangan AKPERSI dinilai cukup pesat karena telah terbentuk di 33 provinsi di Indonesia.“Secara umum, organisasi pers membutuhkan waktu kurang lebih lima tahun untuk dapat terdaftar di Dewan Pers. Sementara AKPERSI baru akan memasuki usia sekitar dua tahun. Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku serta membangun kolaborasi yang konstruktif,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa AKPERSI memiliki visi dalam mencetak jurnalis yang berkompeten, berintegritas, dan profesional. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan senantiasa berpedoman pada kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas.Ia juga menekankan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks di lingkungan AKPERSI. Pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi.Sebagai bentuk komitmen tersebut, ia mencontohkan penanganan kasus di wilayah Banten, di mana sejumlah media dilaporkan kepada Dewan Pers akibat pelanggaran serius terhadap kaidah jurnalistik, yang berujung pada pemberian sanksi tegas.Selain itu, Rino Triyono juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo agar dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan organisasi, termasuk mendorong sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam pelaksanaan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW).“Sinergi antara organisasi pers dan pemerintah sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik,” tambahnya.Ia juga mengingatkan bahwa organisasi pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, serta tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum AKPERSI mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas organisasi serta terus berkontribusi dalam membangun pers yang profesional, kredibel, dan terpercaya di Indonesia. 