banner 728x250

SMK Nusantara Kota Bitung Terapkan Kebijakan Disiplin yang Lebih Ketat Akibat Masalah Kedisiplinan yang Mengkhawatirkan

banner 120x600
banner 468x60

Bitung, Indonesiatimurnews.com” 1 April 2026 – Mengingat kondisi kedisiplinan siswa yang masih kurang memuaskan, di hari pertama masuk sekolah setelah libur bersama, Hari Raya idul Fitri 1447 H, termasuk kasus kehadiran yang tidak konsisten, pelanggaran aturan sekolah, dan kurangnya tanggung jawab terhadap aktivitas pembelajaran, SMK Nusantara Kota Bitung telah mengeluarkan kebijakan disiplin yang lebih tegas dan komprehensif.

Kebijakan Disiplin yang Diterapkan

banner 325x300

1. Sistem Pencatatan Kehadiran Real-Time – Setiap siswa wajib melakukan absensi dengan sistem biometri atau aplikasi khusus pada saat masuk dan keluar sekolah. Siswa yang terlambat lebih dari 15 menit akan dianggap tidak masuk pada sesi pertama, dan terlambat lebih dari 30 menit akan dikenai sanksi tidak masuk hari itu tanpa alasan sah.

2. Larangan Mutlak Bawa Perangkat Elektronik Tidak Penting – Siswa dilarang membawa handphone, tablet, atau perangkat elektronik lainnya kecuali yang telah disetujui oleh guru untuk keperluan pembelajaran. Perangkat yang ditemukan akan disimpan oleh sekolah hingga akhir hari pelajaran, dan bagi pelanggaran berulang akan diserahkan kepada orang tua.

3. Program “Disiplin dari Rumah” – Orang tua wajib memberikan surat keterangan kesediaan untuk mengawasi aktivitas siswa di luar jam sekolah, termasuk waktu belajar dan penggunaan media sosial. Sekolah akan melakukan kunjungan rumah secara berkala untuk memverifikasi pelaksanaannya.

4. Sanksi Bertingkat yang Tidak Boleh Dinegosiasikan

  • Pelanggaran pertama: Pemberitahuan tertulis dan pembinaan selama 1 minggu.
  • Pelanggaran kedua: Dilarang mengikuti ekstrakurikuler selama 1 bulan dan wajib mengikuti program pembinaan disiplin setelah jam sekolah.
  • Pelanggaran ketiga: Sidang musyawarah guru dan orang tua untuk menentukan tindakan lanjutan, termasuk kemungkinan penangguhan hak untuk mengikuti ujian jika kondisi tidak membaik.

5. Kewajiban Mengikuti Pelatihan Karakter – Seluruh siswa wajib mengikuti pelatihan karakter dan disiplin yang diadakan setiap bulan, dengan materi yang mencakup tanggung jawab, etika, dan rasa hormat terhadap aturan.

Kepala Sekolah SMK Nusantara Kota Bitung, Drs. Sammy Mandagi menyampaikan, “Kebijakan ini mungkin terkesan sangat ketat, namun kondisi kedisiplinan yang ada saat ini mengharuskan kita mengambil langkah yang tegas. Tujuan utama adalah membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Setiap kebijakan akan diterapkan dengan adil dan transparan untuk semua siswa/siswi.”

Sekolah juga membuka saluran komunikasi khusus bagi orang tua dan siswa untuk menyampaikan pertanyaan atau masukan terkait kebijakan baru ini, dengan harapan dapat bekerja sama dalam meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pendidikan di sekolah.

//Tim Indonesia Timur News//Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *