Makassar, 16 Agustus 2025 – Proses produksi video klip lagu Salimu’Naraka yang digarap LA Management berjalan lancar. Manajemen artis yang baru berdiri tiga bulan ini hadir dengan visi besar memperkenalkan musik Bugis-Makassar ke khalayak luas.
Salah satu pendiri LA Management, Rahman Syarif atau Alex, menegaskan pihaknya ingin menjadikan musik tradisional sebagai identitas sekaligus jembatan ke generasi muda. Menurutnya,
Pemilihan lagu Salimu’Naraka yang tengah viral menjadi langkah awal memperkenalkan budaya Bugis-Makassar melalui musik.“Visi kami jelas, mengangkat musik daerah agar lebih dekat dengan anak muda,” ujarnya saat ditemui di Pasar Segar Makassar.
Alex menambahkan, pihaknya terbuka terhadap eksplorasi genre. Menurutnya, kolaborasi musik tradisional dengan nuansa modern seperti pop rock dapat memperluas jangkauan pendengar lintas generasi.
Saat ini, beberapa penyanyi telah bernaung di bawah LA Management, di antaranya
Udhin Leaders, Wila Octavyanty, Raditia Alfathir, Imel Indahyani, dan Randy Leaders.
Salah satu talent, Wila Octavyanty, mengaku bangga bisa membawakan lagu daerah yang sedang populer. Ia merasa kepercayaan dirinya semakin kuat berkat dukungan tim produksi.
“Sebagai orang Makassar, ada kebanggaan tersendiri bisa menyanyikan lagu Salimu’Naraka. Terima kasih kepada pencipta lagu, Syamsul Dg Ancu dan Udhin Leaders, Dg Rewa atas kesempatan ini,” ungkapnya.
Wila juga berharap karya tersebut dapat diterima masyarakat sekaligus membuka jalan baginya untuk merilis single pribadi di masa depan.
Dalam proses syuting, sejumlah seniman Makassar ikut berkontribusi.
Di antaranya penyanyi Imel Indahyani, sutradara Wandi Dg Kulle dari Batara Cinema, serta Maulana Ramli dari LAM yang bertindak sebagai produser sekaligus sutradara.
Wila menutup dengan harapan agar karya ini menjadi langkah positif bagi perkembangan musik daerah.“InsyaAllah dalam waktu dekat Salimu’Naraka akan resmi diluncurkan. Semoga bisa sukses dan diterima pecinta musik Makassar,” pungkasnya.
Laporan: Muh Rais








