Takalar — Indonesiatimurnews.com” Kepala SDN 190 Burane, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya “diduga jarang masuk sekolah”.

Ia membantah tegas isu tersebut sekaligus menggunakan hak jawabnya agar pemberitaan ke depan lebih berimbang dan tidak merugikan dunia pendidikan.
“Kami menyayangkan ada pemberitaan yang hanya bersumber dari satu pihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu ke sekolah. Padahal sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 5 ayat 2, setiap pemberitaan wajib berimbang dan beritikad baik,” ujar Kepala SDN 190 Burane saat dikonfirmasi, Senin 7/9/2026.
Kepsek menegaskan dirinya tetap menjalankan tugas sesuai tupoksi. Kehadiran dan kinerjanya, kata dia, bisa dibuktikan dengan data administrasi sekolah.
“Sebagai kepala sekolah saya tetap masuk dan bekerja sesuai aturan. Kehadiran saya bisa dicek melalui absensi, guru, dan komite sekolah. Kalau ada kegiatan di luar seperti ke Dinas Pendidikan atau rapat, itu juga bagian dari tanggung jawab saya,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi media yang profesional dan berimbang. Namun ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja mengumpankan isu ke media hanya untuk menjatuhkan nama baik institusi pendidikan.
“Kami apresiasi kepada media yang berimbang. Tapi jangan ada yang mengumpankan isu hanya untuk menjatuhkan nama baik institusi pendidikan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan siap jika ada audit dari pihak terkait.
“Kami terbuka untuk diaudit oleh Dinas Pendidikan, Inspektorat, maupun lembaga manapun. Silakan datang langsung ke sekolah, jangan menilai hanya dari katanya,” pungkasnya.
Pihak sekolah berharap ke depan setiap pemberitaan mengedepankan asas praduga tak bersalah serta konfirmasi dari kedua belah pihak, demi menjaga marwah dan kredibilitas pendidikan.
Editor : RS / Red






