banner 728x250

Direktur Law Analysis M. Ishadul Islami Akbar, S.H. Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

banner 120x600
banner 468x60

Indonesiatimurnews.com” Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Direktur Law Analysis M. Ishadul Islami Akbar, S.H. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum di Indonesia.

Menurut Ishadul, Hari Bhayangkara merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian POLRI kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan profesional kepada masyarakat.

banner 325x300

Ishadul menegaskan bahwa usia ke-80 POLRI harus menjadi titik evaluasi atas peran Polri sebagai penegak hukum pidana in concreto. Di tengah dinamika kejahatan konvensional, siber, hingga transnasional, penguatan pemahaman asas-asas hukum pidana, baik KUHP, UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang akan berlaku, maupun undang-undang khusus seperti UU ITE, UU Narkotika, dan UU TPPU, menjadi kunci.

“Hari Bhayangkara harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus melakukan pengkajian hukum pidana yang progresif. Polri tidak hanya bertindak sebagai aparat, tetapi juga sebagai subjek yang menafsirkan dan menerapkan peraturan perundang-undangan secara tepat, berkeadilan, dan berkepastian hukum. Penegakan hukum yang legitimatif lahir dari penyidik yang memahami konstruksi delik, pertanggungjawaban pidana, serta pembaruan hukum yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ishadul.

Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi antara praktik kepolisian di lapangan dengan semangat kodifikasi dan unifikasi hukum. Menurutnya, sinergi antara Polri, akademisi hukum pidana, dan pembuat kebijakan dalam mengkaji implementasi peraturan perundang-undangan akan mewujudkan penegakan hukum yang tidak represif, tetapi restoratif dan preventif.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk POLRI. Semoga terus menjadi Bhayangkara sejati: presisi dalam bertindak, profesional dalam mengayomi, dan berintegritas dalam menegakkan hukum demi Indonesia yang berdaulat hukum,” tutupnya.

Editor : Tim/Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *