banner 728x250

PETANI.MENGELUH HEWAN SAPI PELIHARAAN DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN SULUT SENGAJA DIBIARKAN MERUSAK DAN MAKAN TANAMAN JAGUNG MILIK MEREKA.

banner 120x600
banner 468x60

Tampusu, Minahasa, ” Indonesiatimurnews.com “Miris sekali Para petani Jagung yang tergabung dalam Kelompok- kelompok Tani Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) Sulawesi Utara binaan Badan Usaha Milik Daerah Sulut, sebab tanaman jagungnya terus dirusak dan dimakan sapi sapi peliharaan Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara, yang sengaja dibiarkan berkeliaran di ladang petani jagung yang dikerjakan oleh kelompok kelompok tani setempat.

Ketua Kelompok Tani Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) Desa Tampusu Kecamatan Remboken Ibu Femmy Tiwow, alias Ge, sangat kesal.dengan sapi sapi yang sengaja dibiarkan berkeliaran di ladang.tanaman jagung yang dikerjakan oleh kelompoknya, merusak dan memakan tananaman jagung baik yang sudah tumbuh besar maupun yang masih kecil:

banner 325x300

“Kami sudan sampaikan hal ini kepada penjaga sapi saudara Marcel, namun tidak digubris, dan memang sengaja dibiarkan sapi sapi tersebut merusak dan memakan tanaman jagung yang dengan susah.payah kami pelihara, kasihan kami ini sudah beberapa kali disampaikan namun terus sengaja dibiarkan”.

Senada dengan ketua Kelompok Tani MKBP Desa Tampusu Bapak Ronny Lumowa selaku pembina Kelompok Kelompok Tani MKBP binaannya mengatakan:” Hal ini sudah kami surati kepada dinas pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Utara, untuk menindak tegas penjaga sapi, namun tidak ada tanggapan”

Dikatakannya lagi: ” Kami sangat kesal sekali sebab diarea yang besar ini tanaman jagung yang tumbuh subur dan dipelihara dengan baik, dirusak dan dimakan sapi sapi yang sengaja dibiarkan berkeliaran diarea ladang jagung”.

“Para kepala Bidang di Dinas Pertanian dan.Peternakan Sulut bahkan pejaga sapi tersebut tidak.mau mengangkat telepon kami lagi bahkan sudah diblokir entah apa maksudnya” sebut pak Rony dengan kesal.

Dan menurut pengamatan para petani sekitar bahwa penjaga sapi tersebut dari Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara hanya tampak berada dan datang seminggu sekali di ladang ini, sementara sapi sapi tersebut terus.merusak.dan memakan tanaman jagung milik petani.

Editor : Musa Lembon Kabiro Minahasa/Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *