Pangkep, 28 Juli 2026 – indonesiatimurnews.com” Suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan silaturahim bersama Kepala RSUD Battiling Desa Batara, drg Hasan Basri, yang berlangsung di Kabupaten Pangkep. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pihak rumah sakit, insan media, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen yang selama ini turut mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam suasana yang hangat dan penuh persaudaraan, drg Hasan Basri menyampaikan bahwa silaturahim merupakan salah satu sarana yang sangat penting dalam membangun komunikasi yang baik antara institusi pelayanan kesehatan dengan masyarakat. Menurutnya, rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera.
Ia menegaskan bahwa RSUD Battiling Desa Batara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, tepat, profesional, dan humanis. Berbagai program pembenahan terus dilakukan, baik dari sisi sumber daya manusia, fasilitas kesehatan, maupun sistem pelayanan yang semakin modern dan efisien.
“Silaturahim seperti ini sangat penting untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, menerima masukan yang konstruktif, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ujar drg. Hasan Basri.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras manajemen RSUD Battiling dalam memberikan pelayanan kepada warga. Mereka menilai bahwa keberadaan rumah sakit tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Selain menjadi ajang mempererat hubungan, kegiatan silaturahim ini juga menjadi wadah diskusi mengenai berbagai tantangan yang masih dihadapi sektor kesehatan. Mulai dari peningkatan fasilitas medis, kebutuhan tenaga kesehatan yang kompeten, hingga upaya memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat di wilayah pelosok Kabupaten Pangkep.
drg. Hasan Basri menjelaskan bahwa pihaknya memiliki sejumlah target strategis ke depan yang akan menjadi fokus pengembangan RSUD Battiling. Di antaranya adalah peningkatan mutu pelayanan berbasis standar kesehatan nasional, penguatan pelayanan gawat darurat, peningkatan sarana dan prasarana medis, serta pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.
Selain itu, RSUD Battiling juga menargetkan peningkatan kepuasan masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, ramah, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi layanan kesehatan juga menjadi salah satu program prioritas guna mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan rumah sakit.
Tidak hanya itu, pihak rumah sakit juga berkomitmen memperkuat program promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat serta pencegahan berbagai penyakit sejak dini.
Para peserta yang hadir berharap silaturahim seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan komunikasi yang baik antara pihak rumah sakit dan masyarakat, berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara bersama-sama demi terciptanya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.
Kegiatan silaturahim tersebut berakhir dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Semangat kebersamaan yang terbangun menjadi modal penting dalam mendukung kemajuan RSUD Battiling Desa Batara sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pangkep.
Dengan kepemimpinan drg. Hasan Basri, RSUD Battiling Desa Batara optimistis dapat terus berkembang dan menjadi rumah sakit yang unggul, profesional, serta dipercaya masyarakat. Harapan besar pun disematkan agar seluruh target yang telah direncanakan dapat terwujud demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Pangkep di masa yang akan datang.
Editor/liputan ( H.ahmad sukriansyah)






