banner 728x250

Tumpukan Sampah di Kecamatan Watang Pulu Arawa Resahkan Warga, Masyarakat Minta Pemda dan DLH Bertindak Tegas

banner 120x600
banner 468x60

Sidenreng Rappang — Kamis (25/6/2026) – Indonesiatimurnews.com” Tumpukan sampah yang terlihat di wilayah Kecamatan Watang Pulu Arawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini menjadi sorotan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan warga dan para pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Selain menimbulkan pemandangan yang kurang sedap, tumpukan sampah juga mengeluarkan bau tidak sedap yang dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Mereka menilai persoalan sampah yang terus menumpuk menunjukkan perlunya perhatian lebih serius dari instansi terkait, khususnya pihak yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup. Menurut warga, keberadaan sampah yang dibiarkan berhari-hari tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga dapat mengurangi estetika wilayah yang selama ini dikenal sebagai daerah yang terus berupaya meningkatkan kebersihan dan kenyamanan masyarakat.

banner 325x300

Para pengguna jalan yang melintas di lokasi juga mengeluhkan kondisi tersebut. Tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan dinilai mengganggu pandangan dan kenyamanan berkendara. Apalagi pada siang hari, aroma menyengat dari sampah yang menumpuk sering kali tercium hingga ke badan jalan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pengendara maupun masyarakat sekitar.

Masyarakat mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan penanganan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terhadap persoalan tersebut. Warga berharap ada langkah cepat dan konkret untuk mengatasi masalah sampah agar tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar. Mereka menilai bahwa pengelolaan sampah yang baik merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang harus dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Selain itu, warga juga berharap adanya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa atau kelurahan, serta instansi terkait dalam menangani persoalan kebersihan lingkungan. Menurut mereka, masalah sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

Masyarakat juga meminta perhatian khusus dari Bupati Sidenreng Rappang untuk turun tangan mengevaluasi kinerja instansi terkait apabila ditemukan adanya kelalaian dalam penanganan sampah. Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan teguran maupun sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada pihak yang dianggap tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, tentunya berdasarkan hasil evaluasi dan pemeriksaan yang objektif.

“Kami hanya ingin lingkungan yang bersih dan nyaman. Sampah yang menumpuk seperti ini sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata agar masalah ini tidak terus berlarut-larut,” ungkap salah seorang warga.

Permasalahan sampah memang menjadi tantangan yang harus ditangani secara berkelanjutan. Selain membutuhkan sistem pengangkutan yang efektif, diperlukan pula kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya serta dukungan pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang memadai.

Dengan adanya keluhan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Watang Pulu Arawa ini, diharapkan pemerintah daerah Kabupaten Sidenreng Rappang bersama Dinas Lingkungan Hidup dapat segera mengambil langkah cepat dan terukur guna membersihkan lokasi yang terdampak, meningkatkan pengawasan, serta menyusun solusi jangka panjang agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Masyarakat berharap kebersihan lingkungan dapat menjadi prioritas bersama, sehingga wilayah Kecamatan Watang Pulu Arawa dapat kembali terlihat bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga maupun pengguna jalan yang melintas setiap hari.

Redaktur : Agussalim / Mansyur Tompo / Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *